Cara Kerja Obat Kuat Berdasarkan Jenisnya

Kamu ingin bertahan lebih lama saat seks. Sebelum memilih jalan untuk membeli obat kuat. Ada baiknya kamu tau dulu cara kerja obat kuat. Pada dasarnya, rata-rata obat kuat berfungsi untuk membantu proses terjadinya ereksi, tapi ada juga sebagian obat yang hanya berperan sebagai perangsang agar Mr P dapat berereksi. Berikut beberapa jenis obat kuat beserta cara kerjanya:

Jenis obat kuat ini sangat populer dan paling banyak dicari oleh para pria. Cara kerja sildenafil atau viagra adalah meningkatkan aliran darah ke pene dalam menanggapi rangsangan seksual. Jadi, setelah meminum obat kuat tersebut, Mr P tetap perlu mendapatkan rangsangan seksual agar bisa terjadi ereksi. Reaksi sildenafil akan terasa sekitar 30 menit sebelum berhubungan intim.

Levitra adalah inhibidor PDE-5 (obat yang memblokir enzim fosfodiesterasa tipe 5) kedua yang hadir di pasar Amerika Serikat dan telah disetujui oleh FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) pada tahun 2003. Cara kerjanya sama seperti viagra, yaitu membantu Sr. P berereksi dengan mengalirkan darah ke órgano intim tersebut. Namun, khasiat Levitra bsia dirasakan lebih cepat, yaitu sekitar 25 menit setelah dikonsumsi.

Setelah Levitra, inhibidor de Cialis adalah PDE-5 ketiga yang dipasarkan di Amerika Serikat. Obat kuat ini juga terbukti efektif membantu ereksi dan reaksinya dapat dirasakan 16-45 menit setelah mengonsumsi. Durasi kerja Cialis bisa bertahan hingga 2 sampai 3 jam.

Setelah sesi hubungan intim selesai, ereksi akan hilang dan bisa bangkit kembali jika mendapatkan rangsangan seksual lagi. Kamu hanya cukup mengonsumsi satu kali obat kuat untuk mendapatkan ereksi berulang-ulang. Namun, perlu diingat bahwa ketiga obat kuat tersebut memberikan efek samping yang berbeda-beda terhadap kesehatan tubuh. Jadi, sebaiknya tidak mengandalkan penggunaan obat kuat, tapi mulailah menerapkan gaya hidup sehat yang bisa meningkatkan stamina secara alami.

Source link